web analytics
Search on this Web
Calendar
July 2010
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

SNATI 2010 – Yogyakarta [repost from www.unri.ac.id]

Staf BPTIK UR, Pemakalah di Even Nasional

Penerapan Barcode untuk Absensi Perkuliahan dan Praktikum

SNATI  2010www.unri.ac.id – Di era teknologi maju sekarang ini, sudah sudah sepatutnya sistem absensi perkuliahan tidak lagi dilakukan secara manual. Dengan adanya barcode, maka absensi dapat dilakukan hanya dengan melakukan scan terhadap kartu tanda mahasiswa (KTM). Sistem inilah yang kemudian ingin dikembangkan oleh salah satu staf Badan Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPTIK) Universitas Riau, Salhazan Nasution, S.Kom. Kreasi programnya inilah yang kemudian mengantarkan Hasan sebagai salah satu pemakalah di acara Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI 2010) yang kembali diselenggarakan Jurusan Teknologi Informatika Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) pada Sabtu (19/6).

Makalah dengan judul “Sistem Manajemen Administrasi dan Presensi Online untuk Perkuliahan dan Praktikum Menggunakan Oracle dan Barcode Scanner” dipresentasikan pada seminar yang merupakan agenda rutin tahunan yang pada tahun ini telah sampai pada penyelenggaraan ke-7 sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2004. SNATI 2010 menghadirkan pemakalah yang terdiri dari peneliti, praktisi dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi/instansi dari seluruh Indonesia.

Bagaimana jika absensi kehadiran mahasiswa terhadap sebuah bidang perkuliahan diterapkan dalam bentuk pembacaan barcode. Absensi mahasiswa dilakukan hanya dengan melakukan scanning terhadap kartu mahasiswa. Artinya selain menghemat waktu, sistem pembacaan barcode ini memudahkan dosen/pihak administrasi dalam melakukan pendataan mengenai kehadiran siswa.

“Kemudahan lain yang diterapkan dalam sistem presensi online ini, setiap kali masuk, mahasiswa cukup men-scan garis-garis hitam (barcode) yang ada di KTM. Sehingga data mahasiswa tersalin. Jikalaupun tidak, mahasiswa tetap dapat tercatat dalam sistem yang proses absensinya dilakukan oleh dosen yang terhubung langsung secara online ke sistem,” ucap Hasan.

Selain itu, ke depannya sistem ini juga mendukung proses pengelolaan nilai mahasiswa dan memudahkan dosen dalam memproses nilai. Dosen tinggal memasukkan rumus dan komponen nilai, maka sistem akan melakukan pengolahan secara otomatis, hingga dapat diperoleh nilai akhir mahasiswa.

Sistem ini, kata Hasan tidaklah sulit diterapkan dan juga tidak memerlukan dana yang begitu signifikan. Jika sebuah Universitas telah menyediakan fasilitas seperti komputer di ruang perkuliahannya, plus alat barcode scanner, maka berjalanlah sistem ini. Tidak hanya itu jika tidak ada komputer ruangan, dosen masih bisa menerapkan sistem ini dengan mengoptimalkan laptop yang dimilikinya, syaratnya jaringan internet harus terpasang (online). Sistem ini membantu dosen menyimpan data absensi secara aman, dan proses pemberian nilai akhir dengan cepat.

Sebenarnya sistem ini berawal dari tugas akhir yang dikembangkan Hasan saat masih kuliah dulu, awalnya untuk membantu proses presensi dan administrasi praktikum, tapi seiring dengan waktu, sistem ini terus dikembangkan sesuai kebutuhan dan sampai sekarang masih digunakan di salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta.

“Awalnya cuma untuk tugas akhir, terus dilakukan pengembangan dan kemudian digunakan di laboratorium almamater saya sampai sekarang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diterapkan juga di Universitas Riau,” ucap Hasan.

Seminar  Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI 2010) - Yogyakarta

Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI 2010) – Yogyakarta

Pada SNATI 2010 ini, jumlah makalah yang dikirim kepada panitia berjumlah lebih dari 180 buah dan hanya 120 yang diterima dan diterbitkan dalam bentuk prosiding. Dari 120 makalah yang diterima, ternyata makalah yang dikirim oleh staff BPTIK UR ini merupakan satu-satunya perwakilan dari Riau. “Mudah-mudahan tahun depan Riau khususnya UR bisa mengirimkan lebih banyak penulis di seminar nasional ini,” ucap Hasan menambahkan.

Sementara itu kepala Badan Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPTIK) Dr.Hilwan Yuda Teruna, Apt, MSi kepada kru unri.ac.id menuturkan bahwa Universitas Riau selalu peduli dengan peningkatan skill dan kompetensi pegawainya, apalagi yang sifatnya pelatihan maupun seminar nasional.

“Ajang-ajang seperti itulah yang memberikan penyegaran bagi tenaga IT. Melalui ikut pelatihan dan seminar kami targetkan dapat meningkatkan kompetensi penguasaan bidang kerja yang saat ini digelutinya,” ujar Dr. Hilwan.

Salhazan  Nasution, S.Kom saat mempresentasikan penelitiannya di SNATI 2010

Salhazan Nasution, S.Kom saat mempresentasikan penelitiannya di SNATI 2010

 

Sumber : http://www.unri.ac.id/index.php/berita/56-headline/638-staf-bptik-ur-pemakalah-di-even-nasional-penerapan-barcode-untuk-absensi-perkuliahan-dan-praktikum

 

4 Responses to “SNATI 2010 – Yogyakarta [repost from www.unri.ac.id]”

Leave a Reply