web analytics

Archive for June, 2009

Pemrograman Web (Semester Pendek)

Matakuliah : Pemrograman Web
SKS : 3
Periode : Semester Pendek 2008/2009
Kelas : A & B
Jadwal : Selasa 09.30-12.00 & Jum’at 09.30-12.00 (Kelas A)
Selasa 12.30-15.00 & Jum’at 13.00-15.30 (Kelas B)
Ruangan : 02.14 (Kelas A)
03.05 (Kelas B)
Dosen Pengampu : Salhazan Nasution, S.Kom

Cedera pada Olahraga Futsal

Suka olahraga futsal? Salah satu olahraga favorit saya adalah futsal, paling tidak 2 kali seminggu saya bermain futsal. Kegemaran saya berolahraga dimulai saat masih kecil, sejak SD saya suka sekali bermain sepakbola bahkan hampir tiap hari sepulang sekolah saya menyempatkan diri untuk bermain sepakbola dengan teman-teman. Kebiasaan tersebut berlanjut hingga memasuki bangku SMP. Tetapi ketika sudah SMA, kebiasaan tersebut berkurang bahkan nyaris tidak lagi saya lakukan karena ketiadaan waktu dimana harus bersekolah dari pagi hingga menjelang magrib, bahkan di hari minggu pun terkadang masih harus masuk sekolah demi mengejar target untuk menyelesaikan masa SMA yang 2 tahun..

Kegemaran akan sepakbola berlanjut ketika saya duduk di bangku kuliah, ketika itu masih disempatkan untuk melakukan olahraga ini 1 kali seminggu, tapi karena keterbatasan lapangan hal ini sering menjadi masalah sehingga tidak jarang harus berbagi lapangan dengan orang lain atau bahkan tidak jadi bermain. Sampai akhir nya saya menemukan futsal sebagai alternatif untuk berolahraga.

Hampir tiap minggu olahraga futsal ini teratur saya lakukan, sekedar untuk mencari keringat & menjaga kebugaran tubuh. Bahkan tidak jarang pula dalam seminggu bisa sampai 3 kali ( terlalu semangat 😛 ), pernah juga beberapa kali mengikuti turnamen futsal antar angkatan di jurusan informatika. Turnamen terakhir yang saya ikuti yakni turnamen futsal antar dosen & karyawan di Fakultas Teknologi Industri dalam rangka milad Universitas Islam Indonesia, saat itu saya tergabung dalam tim dosen informatika untuk menghadapi 7 tim lainnya baik itu dosen, karyawan, laboran bahkan cleaning service dan satpam di FTI UII. Pada pertandingan final inilah saya mendapat cedera yang lumayan dimana cedera saya alami di kedua kaki ‘-_- satu cedera di tumit kaki kanan, satu lagi di engsel jempol kaki kiri. Cedera seperti ini baru kali ini saya alami, walaupun tidak separah cedera yang biasa saya alami (cedera ankle kaki kanan yang sudah 3 kali dialami & membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan untuk pulih). Mungkin beberapa di antara teman-teman juga pernah mengalami cedera saat bermain futsal, dan masing-masing punya cara tersendiri pula untuk pulih.

Berikut salah satu artikel yang saya peroleh dari hasil googling di internet tentang cedera yang sering dialami pada olahraga (khususnya) futsal. Semoga dapat membantu agar lebih berhati-hati dan terhindar dari cedera serta dapat membantu untuk proses pemulihan jika mengalami cedera :

Futsal , olah raga sepak bola dalam ruangan, kini semakin digemari di kota-kota besar Indonesia. Olah raga ini memungkinkan area dengan lahan yang sempit memberikan fasilitas yang hampir mirip dengan lapangan rumput sepak bola. Futsal merupakan solusi bagi kota-kota besar yang terbatas area terbukanya. Bahkan futsal sudah dipertandingkan secara internasional baru-baru ini.

Bermain futsal sungguh mengasyikkan, semua orang bisa mengikutinya hanya dengan menyewa lapangan futsal yang kini banyak tersedia, salah satunya, di Jakarta. Tidak perlu harus ahli dahulu untuk mengikuti olah raga ini, bahkan banyak digunakan untuk acara sosialisasi saja.

Tetapi bagaimanapun futsal merupakan olah raga yang perlu penanganan tepat terutama dalam pelaksanaannya. Karena salah-salah ingin sehat malahan membuat penyakit. Penting untuk memperhatikan mulai dari kostum (terutama sepatu) dan pemanasan, permainan dan pendinginan.

Cedera yang mungkin terjadi
Untuk pemain futsal yang baru mulai, sering mengalami cedera karena kurangnya pemanasan. Salah satunya adalah dengan istilah kedokterannya “Plantar fascitis”. Plantar fascitis adalah pembengkakan dengan rasa nyeri karena adanya suatu robekan kecil pada otot plantar fascia yang terjadi karena penggunaan berlebihan atau tarikan berulang plantar fascia. Keadaan ini menyebabkan rasa nyeri di bawah telapak kaki bagian belakang dekat tumit. Hal ini disebabkan karena gerakan berulang-ulang yang menyebabkan regangan tiba-tiba. Selain kurangnya pemanasan juga disebabkan berlari di lapangan yang keras seperti lapangan futsal.

cedera pada kaki

Cedera kedua yang mungkin terjadi adalah “tendenitis achiles”. Gejala yang dirasakan adalah rasa nyeri pada urat daging yang membentang dari otot betis ke tumit terutama pada pagi hari. Tendinitis Achiles disebabkan oleh karena penggunaan berlebihan pada otot kaki, permukaan lapangan yang keras, sepatu yang tak tepat (terlalu sempit), sudah lama tak latihan fisik dan penyakit rematik.

Cedera ketiga adalah “ strain” atau “pegel-pegel”. Mulai dari yang ringan hingga yang berat. Cedera ini disebabkan karena latihan/gerakan berlebihan pada otot tertentu.

Pada futsal sama seperti pada olah raga sepak bola, seringkali sewaktu pemain sedang menendang bola, pemain lawan juga ingin menendang bola sehingga gerakan kaki yang sudah diukur bisa lebih dari yang diharapkan karena benturan kaki lawan sehingga bisa menimbulkan yang namanya overstreching. Juga karena lapangan yang licin bisa menyebabkan overstretching (terlalu meregang) karena terpeleset.

Cedera yang agak berat adalah “ankle sprain”, cedera ini bisa terjadi karena “tekelan” dari lawan main atau sewaktu pemain ingin menendang bola tetapi kurang menaikkan kakinya sehingga sisi luar telapak kaki menggerus lantai lapangan. Sering awam menyebutnya cedera ini sebagai “sakit engkel”. Gejalanya bisa ringan maupun berat, mulai dari rasa sakit sewaktu berjalan hingga pembengkakan.

Penanganan cedera dengan rehabiltasi medik
Penanganan cedera dengan rehabilitasi medik terbagi berdasarkan perkembangan cedera yaitu :

  1. Stadium Akut, adanya pembengkakan dan nyeri akibat pembengkakan. Bertujuan untuk mengatasi pembengkakan, edema yaitu dengan immobilisasi (tidak bergerak), kompres es, obat-obatan dan terapi modalitas lain. Dapat dimulai latihan gerak yang terbatas dan hati-hati.
  2. Stadium Sub-Akut, pembengkakan berkurang. Nyeri akibat regangan jaringan ikat. Bertujuan mengurangi perlengketan dan kontraktur yaitu dengan cara latihan gerak aktif perlahan-lahan, intensitas bertambah secara bertahap.
  3. Stadium Kronik, inflamasi/pembengkakan hilang. Nyeri bukan akibat regangan jaringan ikat. Bertujuan untuk pemulihan fungsi yaitu dengan latihan peregangan, penguatan otot dan latihan gerak fungsi secara bertahap.


Pemanasan dan pendinginan sama pentingnya dengan permainan

Untuk menghindari cedera otot bagi pemain futsal penting untuk melakukan pemanasan, peregangan sebelum permainan dan juga pendinginan setelah permainan.

pemanasan

Pemanasan khususnya pada daerah kaki sebelum melakukan latihan yang berat dapat membantu mencegah terjadinya cedera. Gerakan ringan selama 3-10 menit akan menghangatkan otot sehingga otot lebih lentur dan tahan terhadap cedera.

Pendinginan adalah mengurangi latihan secara bertahap sebelum latihan dihentikan. Misalnya dengan lari-lari kecil. Pendinginan mencegah terjadinya pusing dengan menjaga aliran darah. Jika latihan yang berat dihentikan secara tiba-tiba, darah akan terkumpul di dalam vena tungkai dan untuk sementara waktu menyebabkan berkurangnya aliran darah ke kepala. Pendinginan juga membantu membuang limbah metabolik (misalnya asam laktat dari otot), tetapi pendinginan tampaknya tidak mencegah sakit otot pada hari berikutnya, yang disebabkan oleh kerusakan serat-serat otot.

Latihan peregangan tampaknya tidak mencegah cedera, tetapi berfungsi memperpanjang otot sehingga otot bisa berkontraksi lebih efektif dan bekerja lebih baik. Untuk menghindari kerusakan otot karena peregangan, hendaknya peregangan dilakukan setelah pemanasan atau setelah berolah raga, dan setiap gerakan peregangan ditahan selama 10 hitungan.

Sumber : http://medicastore.com/artikel/254/Cedera_pada_Olah_Raga_Futsal.html

Ujian Akhir Semester matakuliah Sistem Manajemen Basis Data

UAS Simbada

Ujian Akhir Semester matakuliah Sistem Manajemen Basis Data : Senin 8 Juni 2009 @ 08.00-09.40
Sifat ujian : Close Book, Kerja Mandiri & Jujur
Materi Ujian : materi sesudah UTS (Normalisasi-Denormalisasi, Arsitektur Sistem Basis Data, Replikasi Basis Data)

Pengumuman :

  1. Bagi kelompok yang belum mengumpulkan laporan final project (print out), dikumpulkan pada saat pelaksanaan UAS.
  2. SEMUA kelompok diwajibkan untuk mengumpulkan hasil final project dalam bentuk CD/DVD yang berisikan :
  • source code final project (DDL & DML).
  • softcopy laporan (lengkap dengan tutorial/penjelasan tentang final project).
  • software yang dibutuhkan untuk membangun final project tersebut.
  • tidak termasuk virus, pastikan file yang Anda kumpulkan terbebas dari virus komputer.

Selamat ujian, semoga sukses.. sukses ya!!

Ujian Akhir Semester matakuliah Pemrograman XML

UAS XML

Ujian Akhir Semester matakuliah Pemrograman XML : Jum’at 5 Juni 2009 @ 07.30-09.10
Sifat ujian : Close Book, Kerja Mandiri & Jujur
Materi Ujian : materi sesudah UTS (XHTML, AJAX)

Pengumuman :

  1. Bagi kelompok yang belum mengumpulkan laporan final project (print out), dikumpulkan pada saat pelaksanaan UAS.
  2. SEMUA kelompok diwajibkan untuk mengumpulkan hasil final project dalam bentuk CD/DVD yang berisikan :
  • source code final project.
  • softcopy laporan (lengkap dengan tutorial/penjelasan tentang final project).
  • software yang dibutuhkan untuk membangun final project tersebut.
  • tidak termasuk virus, pastikan file yang Anda kumpulkan terbebas dari virus komputer.

Selamat ujian, semoga sukses.. sukses ya!!